Tulisan Saya Jenis Apa Ya

By Isa Alamsyah  Pak, tulisan saya ini masuknya ke puisi atau prosa ya? Saya tidak paham tulisan saya ini masuk tulisan apa dalam sat...

By Isa Alamsyah 

Pak, tulisan saya ini masuknya ke puisi atau prosa ya?
Saya tidak paham tulisan saya ini masuk tulisan apa dalam satsra?
Kalau saya pakai pendekatan seperti ini disebunya teknik apa ya?
Dan berbagai pertanyaan sejenis 

Apa jawaban saya?
Saya juga gak paham aliran, definisi, dll, abaikan saja yang penting menulis, ada yang suka ada yang dapat sesuatu dari tulisan kita, that what matter.Yang pentig kita menulis dan orang mendapat sesuatau dari tulisan kita.Itu bukan jawaban motivasi, tapi memang saya benar-benar tidak tahu teorinya atau nama-namanya, so what. 

Kalau kamu tanya Asma Nadia, mungkin jawabannya sama, karena dia juga tidak peduli pendekatan yang dilakukan namanya apa, dia masuk aliran mana, apakah dia sudah masuk kategori sastrawati atau tidak.Yang pentingnya dia menulis dan orang mendapatkan sesuatu dari apa yang ditulisnya. 

Saya jadi ingat perumpamaan yang pernah saya buat tentang kurikulum di Indonesia, dan di banyak negara tentunya.Di suatu negeri diadakan lomba renang, pesertanya adalah perenang gaya bebas tercepat di dunia, perenang gaya katak tercepat di dunia, pemenang gaya punggung dan kupu-kupu yang tercepat di dunia.Lalu selain mereka ikut juga seekor ikan hiu dan ikan lumba-lumba.Ketika aba-aba tanda mulai ditembakkan, semua berenang dengan sekuat tenaga secepat mereka bisa.Rupanya pemenang pertama adalah ikan lumba-lumba dan pemenang kedua ikan hiu dan ketiga diraih perenang gaya bebas. 

Setelah selesai lomba, ikan lumba-lumba ditanya:
Kamu renang pakai gaya apa? Si Lumba-lumba malah bingung, lah selama ini saya ya berenang saja seperti ini namanya gaya apa saya tidak tahu. Setelah itu si Hiu juga menjawab dengan jawaban yang sama dengan Lumba-lumba.Karena mereka gagal mendefinisikan nama gaya mereka mereka akhirnya di diskualifikasi.Dan pemenangnya adalah si perenang gaya bebas karena dengan lantang ia berkata " Saya berenang dengan gaya besar!"Menurut Anda yang bodah siapa? Si Hiu atau Lumba lumba atau si Panitia?Menurut saya yang bodoh panitianya karena dalam lomba kecepatan renang yang penting siapa yang sampai duluan bukan yang tahu dengan gaya apa mereka mencapai kecepatan itu.

Sebenarnya anekdot ini untuk menyikapi begitu banyak anak Indonesia yang tidak lulus UAN Bahasa Indonesia.Bahkan salah satunya anak peraih medali olimpiade science tidak lulus SMA karena nilai Bahasa Indonesianya jatuh.Pertanyaan saya simple.Apa yang paling penting dalam berbahasa?Komunikasi, terutama komunikasi lisan.Kalau orang sudah bisa ngobroil bahasa Indonesia, tanya jawab, nangis ketawa dalam bahasa Indonesia dia sudah menguasai hal paling penting dalam bahasa Indonesia.Jadi aneh kalau dia dianggap gagal dalam bahasa Indonesia hanya karena tidak menguasai teori padahal bahasa Indonesia adalah alat komunikasinya, keterampilan tertinggi berbahasa sudah dikuasainya.

Sama anehnya dengan panitia yang mendiskualifikasi Lumba-lumba dan Hiu hanya karena mereka tidak tahu mereka berenang dengan gaya apa.

Karena itu jangan bebani teori macam-macam ketika berkarya.Bebas, yang penting syari dan punya misi dan visi positif.

Asma Nadia yang sudah menulis puluhan buku, setahu saya, tidak begitu peduli apa yang dilakukannya disebut apa dalam teori kepenulisan.Tapi ia lebih peduli seberapa orang mendapat sesuatu dari buku yang ditulis atau disusunnya.

Kesaksian pembaca jauh lebih melegakan, bahagia rasaya yang kita tulis bisa memberi manfaat bagi orang lain.


Aslkm, mbak Asma  saya Nelly, pembaca karya-karya mbak asma. dari yang pernah saya baca, paling suka dengan catatan hati seorang istri dan jilbab traveler. jilbab traveler sangat menarik, inspiratif sekali. Dulu saya sempat takut dan cemas. bagaimana bisa jilbaber traveling keluar negeri? Padahal saya ingin sekali keluar negeri meski entah bagaimana caranya. Setelah membaca buku itu maka saya semakin yakin bahwa jilbaber bukanlah masalah saat diluar negeri. itu semakin membuat impian saya keluar negeri, menginjak belahan bumi Allah yang lain semakin kuat, saya pun tau mimpi itu harus digambarkan dengan jelas. maka beberapa bulan lalu saya membeli tas ransel produk toko asma nadia dengan motif perangko dunia. kata temen kalo negaranya sudah dikunjungi maka dicoret y perangkonya ^^, komennya saat tau mengapa aku memilih membeli tas unik itu.Alhamdulillah, rahasia Allah sungguh luar biasa, saat ini saya sedang memdapat beasiswa S2 di UPI bandung, yang mana pemberi beasiswa (Pemda Bangka Tengah) membuat program studi banding keluar negeri. Alhasil mimpi menjadi nyata, meski baru 3 negara yang tersinggahi. Singapura, Thailand dan Malaysia.
 Nelly

Buku Salon Kepribadian mengubah penampilan saya. Yang tadinya cuek bebek, sim salabim  berubah 180 derajat. Tadinya saya berpikir,  penampilan luar nggak penting, isi otak dan hati lebih penting.Tapi setelah terjun ke dunia profesional ...baru sadar saya salah total! Terima kasih Mbak Asma Nadia.
Heni Heryani


Mbak Buku Jangan Bercerai Bunda, benar benar menjadi pelajar berharga buat saya
 Dianti M


Bagaimana dengan Anda?
Masih ingin terjebak teori..lupakan dulu yang penting berkarya dan diakui manfaatnya.Kalau ada waktu, boleh-boleh saja mendalami teori, tapi itu setelah sudah berkarya.


(Mohon diingat teori dalam konteks tulisan ini terkait teori sebagai definisi, penamaan teknik, penyebutan aliran dsb. Sedangkan teori dalam arti teknis kepenulisan atau penerapan dalam tulisan tentu saja perlu dipelajari, misalnya bagaimana membuat ending biar menarik, memilih opening yang bagus bagaimana - itu perlu tapi tidak perlu pusing nama tekniknya. Kuasai sja tekniknya abaikan penamaan dan definisinya, selesaikan tulisannya gak usah pusing orang bilang tulisan ini jenis apa)

COMMENTS

Nama

Agung Pribadi,27,Ari Kinoysan Tips,88,Asma Nadia,4,Automation,1,Bahagia,1,Bayi,1,Belajar Menulis,66,blog dedi,1,Bot,1,Buku,2,Business,2,Catatan Hati Seorang Istri,3,Curhatku,16,dedi,1,Dedi Padiku,4,Facebook,1,Film,1,Fitur Terbaru Blogger,1,Full width,4,Gallery,4,Google Plus,10,Hot,23,Iklan,1,Instagram,1,Internet,1,Komentar,3,Live,1,Mario Teguh,1,Marketing,3,mengejar mimpi,4,Mengejar Ngejar Mimpi,3,Motivasi,5,News,2,Republika Online,1,Resonansi Republika Online,20,Rumah Baca Asma Nadia,9,Sinetron,1,Tips Menulis Isa Alamsyah,36,Tutorial Blog,5,Website,3,
ltr
item
Dedi Padiku: Tulisan Saya Jenis Apa Ya
Tulisan Saya Jenis Apa Ya
Dedi Padiku
http://www.dedipadiku.com/2014/04/tulisan-saya-jenis-apa-ya.html
http://www.dedipadiku.com/
http://www.dedipadiku.com/
http://www.dedipadiku.com/2014/04/tulisan-saya-jenis-apa-ya.html
true
8571116810322177122
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy